Article News

Jauhi Virusnya, Bukan Orangnya

Setiap orang butuh yang namanya sebuah komunitas. Tempat dimana seseorang bisa mengembangkan kemampuannya bersama dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama dengan dirinya hanya di komunitas. Penulis menyadari bahwa sebaagai seorang makhluk sosial yang juga membutuhkan komunitas, penulis akhirnya bergabung pada bulan November 2015 ke dalam sebuah komunitas yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan. Komunitas itu bernama Komunitas Berbagi Hidup (KBH).

Komunitas ini bergerak sejak 10 tahun yang lalu. Sampai saat ini, KBH sendiri memiliki anggota aktif sejumlah 30 orang (3/4 anggotanya anak muda) dari berbagai profesi dan berbagai latar belakang pendidikan. KBH sendiri sangat concern di bidang penyakit HIV, para ODHA (Orang dengan HIV-AIDS), maupun dengan pendidikan kesehatan reproduksi (sex education). Berangkat dengan sebuah motto “Jauhi virusnya, bukan orangnya”, membawa kaki setiap anggota komunitas ini dalam menjalankan misinya. Memberantas stigma masyarakat terhadap para ODHA dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit HIV-AIDS melalui pendidikan kesehatan dan reproduksi menjadi misi utama dalam komunitas ini.

KBH sendiri merupakan komunitas yang sangat inspiratif bagi penulis. Dahulu, kami (semua anggota komunitas ini) memiliki pengalaman yang sama yaitu stigma negaatif terhadap para ODHA. Sedikit berbagi, penulis sendiri pun yang juga adalah seorang tenaga kesehatan yang dahulu (sebelum menjadi tenaga kesehatan) pernah memiliki stigma negatif terhadap para ODHA bahkan pernah memiliki ketakutan tersendiri saat merawat ODHA. Namun semakin mengenal dan mengerti mengenai lebih dalam mengenai penyakit HIV-AIDS sendiri, stigma itu sendiri memudar dan tergantikan dengan rasa cinta kasih terhadap mereka yang dengan HIV-AIDS dan ingin meningkatkan kualitas hidup mereka.

Melihat angka penderita penyakit HIV-AIDS yang kebanyakan didapati pada ibu rumah tangga dengan jumlah 6539 (PKBI.org, 2014) dan banyaknya angka perilaku sex pra-nikah yang dilakukan oleh para remaja Indonesia yang mencapai 60% (data Kemenkopmk 2015), membuat komunitas ini bergerak dengan sangat gigih memangkas angka kejadian HIV-AIDS. Menyikapi kejadian-kejadian tersebut, hal-hal yang sudah dan tetap dikerjakan oleh komunitas ini yaitu melakukan pendampingan kepada para ODHA, konseling dengan para ODHA, membuat pelatihan-pelatihan terhadap para pemerhati kesehatan, siaran radio mengenai HIV-AIDS, dan penyuluhan-penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi kepada seluruh kelompok usia.

Penulis mau mengajak kalian para sahabat muda yang mau berdampak, ayo mulai dari sekarang bergabunglah dalam komunitas. Komunitas apapun itu, asalkan membangun ke arah yang positif dan memiliki visi yang sama dengan yang kamu miliki. Kamu juga bisa bergabung dengan Komunitas Berbagi Hidup (KBH) jika kamu memang tertarik dengan dunia kesehatan dan reproduksi khususnya dengan HIV-AIDS. KBH dengan senang hati menyambut sahabat yang mau berbagi dengan kami.

Salam,
Ruth F. Tengker (081340555601)

Follow Us

Follow kami untuk mendapatkan update berita seputar kampus di Indonesia

Follow @SiapJadiMaba

Pengen siap jadi Maba? Follow @SiapJadiMaba

Visit Our Radio Station Partner!