Community

5th International Work Camp 2014

Langkah Sederhana Mengurangi Diskriminasi dan Stigma Negatif terhadap Orang yang Pernah Mengalami Kusta

Kusta atau lepra merupakan infeksi kronis yang dapat merusak kulit, syaraf, selaput lender hidung, tenggorokan, dan mata. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae atau Basillus Hansen. Dari data WHO pada tahun 2012, Indonesia masih menduduki peringkat ke-3 jumlah pengidap kusta terbesar di dunia setelah India dan Brazil.
Disabilitas pada penderita kusta, seringkali tampak menyeramkan bagi sebagian orang sehingga muncul perasaan takut yang berlebihan terhadap kusta atau leprofobia. Akibatnya, meskipun penderita kusta telah sembuh secara medis, tetapi predikat kusta tetap melekat pada diri mereka seumur hidup. Predikat ini melatar-belakangi permasalahan psikologis bagi orang yang pernah mengalami kusta sehingga mereka akan merasa takut, kecewa, depresi, tidak percaya diri, malu, merasa diri tidak berharga, tidak berguna, dan khawatir akan dikucilkan. Oleh karena itu, diskriminasi dan stigma tersebut harus dapat dihilangkan agar tidak ada kesenjangan sosial.

Pada tahun 2014 ini, Leprosy Care Community Universitas Indonesia (LCC UI) atau biasa dikenal sebagai Komunitas Peduli Kusta Universitas Indonesia kembali akan mengadakan kegiatan International Work Camp. Kegiatan ini sudah kali ke-5 diadakan di Desa Nganget – Tuban, Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan mengangkat tema “Embrace the Differences, Unite in Diversity”, acara ini akan diselenggarakan dengan tujuan mengurangi diskriminasi dan stigma terhadap orang yang pernah mengalami kusta.

Terdapat 34 relawan yang akan mengikuti kegiatan 5th International Work Camp 2014, yang terdiri dari 27 mahasiswa/i Indonesia (dari Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, dan Universitas UIN Sunan Ampel Surabaya), serta 7 orang mahasiswa/i dari Jepang yang tergabung dalam Friends International Work Camp Committee.

Adapun serangkaian kegiatan yang akan diadakan pada 5th International Work Camp 2014 ini berupa Home Visit, yakni kegiatan yang melibatkan para peserta untuk berkunjung ke rumah warga yang pernah mengalami kusta yang dilakukan secara rutin dan berkelompok dengan tujuan membangung silaturahmi yang erat antar peserta dan warga; Work project berupa kegiatan mempererat hubungan antar relawan dan warga dengan cara melakukan kegiatan work (memperbaiki sarana dan prasarana) bersama-sama; Camp yaitu kegiatan para peserta menetap selama 12 hari di sebuah rumah yang berada di lingkungan tempat tinggal orang yag pernah mengalami kusta, tepatnya di Desa Nganget; Education Program merupakan kegiatan pengembangan diri kepada anak-anak warga Nganget yang akan dilaksanakan oleh seluruh relawan sebagai fasilitator; dan Fun Activities merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi depresi yang dialami oleh orang yang pernah mengalami kusta serta mempererat hubungannya dengan seluruh relawan 5th International Work Camp. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat mengurangi rasa depresi yang telah dialami warga dan mempererat tali silaturahmi.

Pada kesempatan ini, panitia mengajak para pembaca untuk ikut serta berpartisipasi dalam 5th International Work Camp 2014 dalam bentuk pemberian donasi yang dapat langsung disampaikan ke rekening panitia. Untuk informasi lebih lanjut, para pembaca dapat menghubungi Salma (+62 857 5526 6053) atau mengakses lccui.com. Berapapun donasi Anda akan menjadi penting karena telah menunjukkan kepedulian Anda untuk mengurangi diskriminasi dan stigma terhadap orang yang pernah mengalami kusta. (ra)

Follow Us

Follow kami untuk mendapatkan update berita seputar kampus di Indonesia

Follow @SiapJadiMaba

Pengen siap jadi Maba? Follow @SiapJadiMaba

Visit Our Radio Station Partner!