Book Review Review

Karnoe: Sejarah Tak Tertulis di Balik Nama Besar

Selalu ada orang yang tak terlihat di balik kesuksesan seseorang”. Rasanya pepatah satu ini sering disimpan rapi di ruang tertutup hati kita hingga kita jarang menyadarinya.

Mas Karnoe, sosok bersahaja yang setia berpuluh tahun menyuguhkan bercangkir-cangkir teh hangat dan memastikan ruangan BOE selalu rapi itu, menguarkan aroma ketulusan. Mungkin terdengar sederhana, tapi kita tidak pernah tahu dampak kebaikan yang ditimbulkan dari ketulusannya yang menguar.

Mendengar namanya, sebagian dari kita mungkin berkerut dahi, tidak kenal. Tapi ketika mendengar nama-nama besar seperti Sri Mulyani, Tere Liye, Rhenald Kasali, Chatib Basri, dan sederet panjang nama-nama lainnya, barulah kita mafhum. Tidak banyak orang yang mengenal sosok Mas Karnoe, orang kecil di balik nama-nama besar itu. Tidak banyak orang yang mengerti bahwa setiap harinya, Mas Karnoe-lah yang menjadi lilin kecil yang sinarnya menerangi ruangan BOE (Badan Otonom Economica, organisasi yang bergerak dalam bidang jurnalistik keilmuan di Universitas Indonesia).

Novel ini diangkat dari kisah nyata seorang yang invisible tetapi kebaikan dan keikhlasannya memenuhi relung hati para merpati—sebutan anggota BOE. Karya Jombang Santani Khairen yang begitu jujur ini menyiratkan pula akan satu hal yang menyadarkan kita bahwa cinta dan ketulusan dapat menjadi oase di padang pasir. Di antara ketidakpedulian dan kelaliman dunia sekarang ini, sosok Mas Karnoe sanggup menjadi teladan yang mencerahkan. Cinta dan ketulusannya mengetuk jiwa orang-orang yang mendengar dan membaca kisahnya.

Selamat membaca dan belajar darinya: sosok ayah yang sederhana, seorang profesor kehidupan.

Share linksskmp.us/karnoe

Follow Us

Follow kami untuk mendapatkan update berita seputar kampus di Indonesia

Follow @SiapJadiMaba

Pengen siap jadi Maba? Follow @SiapJadiMaba

Visit Our Radio Station Partner!