Community

Memperkenalkan Sistem Pendidikan Bertaraf Global Indonesia Kepada Mahasiswa Asing

Tangerang – Indonesian Student Association for International Studies (ISAFIS) kembali mengadakan kegiatan Indonesia International Week (IIW) untuk ke-13 kalinya dengan mengundang 24 mahasiswa asing dari 12 negara Eropa dan Asia, yaitu Jepang, Vietnam, China, Jerman, Spanyol, Belgia, Bulgaria, Belanda, Swedia, Republik Ceko, Polandia, dan Swiss.

Pertukaran pelajar selama dua minggu yang diselenggarakan di 3 provinsi, yaitu Jakarta, Jogjakarta, dan Bali ini diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia secara keseluruhan dari berbagai aspek kepada para mahasiswa asing, termasuk sistem pendidikan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka ISAFIS bekerja sama dengan Universitas Pelita Harapan (UPH).

“Dengan berbagai fasilitas kampus dan konsep pembelajarannya, UPH tentunya dapat merepresentasikan kampus bertaraf global yang ada di Indonesia, sesuai dengan tema yang diangkat oleh kegiatan IIW 2013, When Local Goes Global,” ungkap Febe Eunike Sofia Silalahi, ketua pelaksana IIW 2013 di sela kegiatan campus visit ke Kampus UPH, Karawaci, Tangerang, Kamis (15/8).

24 mahasiswa asing peserta IIW 2013 disambut di UPH oleh Bapak Budhi T. Yuwono selaku Wakil Rektor bidang Kerjasama Eksternal dan Pengembangan Bisnis. “UPH sangat mendukung kegiatan IIW yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda dari berbagai negara untuk saling memahami dan bertukar pikiran dan pengalaman, baik dalam pendidikan, bisnis, maupun budaya,” ujar Bapak Budhi T. Yuwono. “Ini sekaligus menjadi sarana promosi untuk Indonesia di dunia global. Diharapkan mereka bisa menceritakan kelebihan Indonesia ke negaranya, dan siapa tahu besok-besok bisa menarik mereka atau temannya untuk kembali ke sini,” ungkapnya.

Selain memberikan kata sambutan, Beliau menjelaskan secara singkat tentang UPH dan keunggulan UPH sebagai kampus bertaraf global di Indonesia. UPH memiliki kampus yang sudah bercitra internasional mulai dari fasilitas, lingkungan, program studi, proses belajar mengajar, dan para pendidiknya. Ia mencontohkan, tahun ini UPH mensinergikan tiga fakultas unggulan, yakni Ekonomi, Hukum, dan Sosial Politik. Tentunya apa yang ingin dicapai oleh UPH ini dapat mendorong pengembangan sumber daya manusia Indonesia untuk dapat berkompetisi di dunia internasional.

“Kegiatan campus visit yang diselenggarakan oleh ISAFIS bekerja sama dengan UPH ini sangat positif. Kita dapat memperkenalkan ke mahasiswa asing bahwa sistem dan pendidikan yang ditawarkan oleh institusi pendidikan di Indonesia tidak kalah bagus dengan pendidikan di luar negeri. Kita juga dapat menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia juga tidak kalah dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Lusia Novita Sari yang merupakan mantan presiden ISAFIS sekaligus pernah mendapatkan gelar Mahasiswa Berprestasi UPH pada tahun 2012. Selain penjelasan tentang UPH dan sistem pendidikan di Indonesia, campus visit ini juga dirangkai dengan kegiatan menarik lainnya, yaitu tur keliling kampus UPH, memperkenalkan makanan Indonesia kepada para peserta, serta coaching clinic tari tradisional Indonesia, yaitu Tari Sirih Kuning. Tentunya kegiatan seperti Indonesia International Week ini perlu didukung oleh banyak pihak ke depannya dalam rangka peningkatan kapasitas pemuda Indonesia dalam menghadapi dunia global sekaligus memperkenalkan Indonesia dari berbagai aspek.

Belajar Tari Tradisional Indonesia24 Mahasiswa Asing dari 12 Negara bersama Pengurus ISAFIS dan Mahasiswa-i UPH

Share links: skmp.us/IIWisafis2013

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Us

Follow kami untuk mendapatkan update berita seputar kampus di Indonesia

Follow @SiapJadiMaba

Pengen siap jadi Maba? Follow @SiapJadiMaba

Visit Our Radio Station Partner!